KE TROWULAN
Filed under: jalan-jalan

pertama kali bebas dari jam kantor yang mengikat rasanya senaaaaaang sekali. bisa bangun siang, bisa libur hari minggu plus hari merah. pokoknya bener-bener nikmaaat. saking senengnya, begitu temen-temen milis ngajak jalan2, langsung aja daftar ikut. ngajak makan-makan ikut. ngajak nobar ikut. pokoknya seperti kuda lepas dari kandang hahaha . hiperbola ngga sih? bayangin aja sejak kuliah sudah kerja dengan jadwal siaran ketat. tidak boleh tidak hadir kecuali sakit atau ada acara penting yg tidak bisa ditinggal. cuti? dapet sih tapi cuma 12 hari setahun, sayang kalo cuman buat kongkow2. jadi libur saya selama ini cuma 12 hari cuti plus 1 hari per minggu. jadi 12 tambah 48 hari alias 60 hari doang!! bandingkan dengan hari libur sampeyan yg 2 hari perminggu plus libur tanggal merah plus cuti tahunan. jauh banget kan?? lha kok saya baru nyadar sekarang ya??

sekarang cerita ttg jalan2. 16 maret lalu (telat posting) bersama temen2 milis wisata surabaya, saya jalan2 ke Mojokerto. kumpul jam tujuh pagi di gedung kompas jalan jemursari. berangkat jam 8. di bis, Jimmy (moderator milis), bagi-bagi sate klopo ondomohen. waduh, pagi2 sudah dipaksa makan berat. sate plus nasi. gak dimakan laper, dimakan kok kabotan. akhirnya saya pilih jalan tengah. makan satenya aja. akibatnya jam 10 saya sudah kelaparan hehe.. satene kurang akeh. jadi meski belum waktunya makan siang saya berusaha ngompori teman2 untuk makan siang segera di warung wader.

saya ngga ngulas tempat-tempat yg saya kunjungi, wong saya bukan penyuka benda2 bersejarah, cuma seneng jalan-jalannya doang. nilai pelajaran sejarahku ngga pernah bagus ( lha wong gurune cuma bisa nyuruh ngapalin doang -weh malah nyalahin guruku :D). jadi selain poto-poto acara menarik lainnya adalah makan-makan. coba bayangin baru saja perut diisi di warung wader, selang kurang lebih 2 jam-an kemudian kami mampir di depot anda. makan lagi.

atas saran seorang teman, kami juga menyempatkan mampir ke desa Bejijong untuk melihat patung buddha tidur di vihara sasono bhakti. ini fotonya. di sini juga ada foto lain hasil jepretanku.

sleeping-budha.jpg

foto2 lain bisa dilihat di sini, sini dan sini

note: untuk semua temen, mohon maaf ngga sempet blogwalking. semoga kita bisa tetap berteman meski saya jarang menyapa mengunjungi blog anda.

dena @ 5:22 pm
Surat dari paman gugel
Filed under: Uncategorized

adsense.jpg mendengar cerita sukses orang-orang yg mengais duit ratusan bahkan ribuan dollar dari internet lewat google adsen sempat membuat saya ngiler. beberapa teman sukarela mengajari saya gimana cara mengawali mencari duit dengan cara ini. waktu itu, aplikasi di terima aja senengnya bukan main. bayangan bisa dapet duit ratusan dollar sudah di depan mata. saya sampe bela-belain beli hosting dan domain supaya -kata temen saya- lebih gampang ngurus adsensenya. penjelasannya gimana, mbuh wes, aku lali, pokoke manut wae lah waktu itu.

selama kurang lebih 2 bulanan saya sinau nggethu soal adsen. sampe nanya-nanya ke master adsense asal surabaya, mas cosa aranda segala. bulan2 pertama, tiap hariiiiii kerjanya ngecek earning. nyuruh temen-temen klik iklanku (gak profesional blaaasss) meski sebenernya itu ngga boleh. tapi earningnya kok cuma naik sen demi sen. padahal bayangan saya sekali klik 1 dollar kalo 10 kali klik sehari kan bisa 10 dollar. ealaaah ternyata iklan yg harganya sekali klik 1 dollar itu jarang banget munculnya. ato malah gak pernah muncul di blog saya. makanya perolehan perharinya hanya dalam hitungan sen. byuh kapan sugihe nek corone ngene. itu yg bikin saya bosen. wes mikire sampek bikin ndas koyok pecah, earning nya gak signifikan. belum lagi harus begini-dan begitu yang bikin saya tambah pusing, karena saya emang gaptek.

perbandingan antara pendapatan dan pengorbanan yang ngga seimbang membuat saya capek dan akhirnya menyerah. blognya ndak saya urus. iklan-iklan di blog ini pun tak copoti. wes saya mutung. ndak adsen-adsenan. sampek akhirnya kemarin saya dapet surat dari google. wah surat apa nih? masak iya earning saya udah 100 dollar? saya buka suratnya, di dalamnya ada tulisan gini:

Welcome to Google AdSense. To enable payment for your account, we kindly ask that you follow these simple steps:

saya di suruh log in di akun google adsense saya trus disuruh masukin pin untuk pembayaran. wah pasti udah seratus lebih nin, pikir saya. meski dalam hati agak ragu juga sih. soalnya blognya udah lama ngga di apdet trus ngga di apa-apain juga untuk mendongkrak pengunjung dan menaikkan jumlah klik (aduh apa ya istilahnya? lupa). agak panik juga waktu saya salah masukin password. maklum udah lama banget ngga buka. tapi waktu akhirnya berhasil log in saya lega. dan ternyataaaaaa earning saya sudah 13 dollar wakakakaka…

trus ngapain saya dikirimin surat ya? wong earningnya cuma 13 dolar doang???

dena @ 8:24 am
kiss my ass :P
Filed under: Uncategorized

bokong.jpg

poto waktu mudik lebaran kemarin. cukup lama juga saya ngga bisa nyalib mobil ini. rodok mangkel tapi yo kudu ngguyu. lha sepanjang jalan disuguhi bokong. maap potonya burek.

dena @ 9:57 pm
Syukuran 1000 shura
Filed under: Uncategorized

Hari Jumat kemarin, atas undangan Dita, saya hadir di acara syukuran kemenangan 1000 Shura sebagai the best movie di La Light Indie Movie. Acaranya di Wapo Kayoon. Saya dateng telat, cuma numpang makan dan kasih selamat untuk Iyan, sutradaranya plus pemain lain yg cuma 2 orang (3 dengan saya) trus pulang. Ini potonya.syukuran 1000 shura

posting terkait: ceritakaos

dena @ 12:30 pm
Jahanara
Filed under: buku

Taj Mahal by John ShorsSembari menyusuri sungai Yamuna yang memisahkan Taj Mahal dan Benteng Merah tempatnya dulu tinggal, Jahanara ditemani Nizam menceritakan sebuah rahasia besar pada 4 cucunya.

Jahanara adalah putri kesayangan Shah Jahan, penguasa Hindustan. Kepintarannya didapatnya dari sang ibu yang setia mendampingi sang ayah memerintah Hindustan hingga menjadi Sultan yang disegani musuh sekaligus dicintai rakyatnya yang menganut 2 agama. Islam dan Hindu. Mumtaz Mahal, istrinya yang diam-diam juga menjadi penasihatnya tak pernah bisa lama berjauhan dengannya. Cinta merekatkan keduanya. Bahkan saat hamil 9 bulan pun Mumtaz Mahal tidak membiarkan suaminya sendirian berlaga di medan perang. Sayang dia harus pergi sesaat setelah melahirkan bayinya yang sungsang di tenda perang.

Suasana riang seolah ikut pergi bersama istri sultan. Jahanara tak mampu mengembalikan gairah ayahnya. Hingga kemudian senyumnya kembali mengembang ketika Isa, seorang arsitek berkebangsaan Persia mampu membuatkannya bangunan luar biasa indah bernama Taj Mahal. Bagunan yang melukiskan betapa besar cintanya pada sang istri. Bersama Jahanara dan Isa, Sultan menemukan kembali semangat hidupnya.

Taj Mahal bukan saja menjadi lambang cinta Shah Jahan pada Mumtaz Mahal istrinya tapi juga saksi cinta terlarang Jahanara dan Isa. Atas restu sang ayah, Jahanara mengkhianati Khondamir, suaminya. Sultan tidak sampai hati melihat penderitaan anaknya bersuamikan lelaki yang hanya bisa menyiksa dan mengumpat. Restu itu juga sebagai penebusan dosa karena dia telah salah memilihkan suami untuk anaknya. Hanya Isa yang bisa memberikan cinta pada Jahanara dan Sultan melihat itu di mata Isa. Dia merelakan anaknya pada Isa, hingga lahirlah Arjumand. Anak yang akhirnya berada dalam pengasuhan Jahanara karena berjenis kelamin perempuan.

Menarik membaca bagaimana Jaha dan Isa merajut cinta secara diam-diam, bagaimana Aurangzeb membabi buta berperang untuk memperluas wilayah kekuasaan, bagaimana buruknya dia memperlakukan ayahnya ketika dia mengambil alih kekuasaan. Bagaimana Ladli, sahabat Jahanara rela menjadi mata-mata dengan berpura-pura mencintai Aurangzeb. Bagaimana pula Nizam, budak kepercayaan Jaha mengatur siasat untuk membebaskan Jaha dari penjara Aurangzeb dan mempertemukannya Isa dan Arjumand. Bagaimana Jaha ikut mengatur siasat perang melawan Aurangzeb, meski tentaranya kurang dari separuh jumlah tentara kakaknya itu. Jahanara tidak hanya cantik tapi juga pintar dan licin.

Terlalu panjang rasanya kalo saya ceritakan semuanya di sini. Baca sendiri saja lah.


dena @ 1:01 pm
semoga…
Filed under: mbuh and Uncategorized

pray_colour.jpgmeski bukan pendukung suharto saya termasuk orang yang paling getol mendoakan pak harto supaya masalah kesehatannya segera selesai. maksudnya kalu mau sembuh ya semoga cepat disembuhkan. kalo ngga ya mudah2an segera dicabut. kenapa? kondisi kesehatannya yang fluktuatif tidak hanya membuat dokternya saja yang repot tapi juga suami saya yang ujung-ujungnya juga mengenai saya. weh bojone wong penting ki, gitu mungkin dugaan sampeyan. ya jelaaaas bojo saya wong penting. penting buat saya dan keluarga. kalo dikantornya ya ndak penting-penting amat. wong dia ngga ngantor seminggu juga ndak ada yang nyari. korannya juga tetep terbit. piiiis jo (bojo-red).

lalu apa hubungannya dengan kondisi kesehatan pak harto? sampeyan pasti sudah bisa nebak. dedlennya dimundurin!! lha bojo saya itu orang yg menganggap kalo pulang sebelum dedlen adalah perbuatan tidak bertanggung jawab. (lha kalo menelantarkan istri apa bertanggung jawab?). dia yang biasanya pulang dinihari sekarang malah pulang subuh. akibatnya berbagai komplain tetang kelakuannya yang ndak menyenangkan hati saya ketika dia sedang tidak bersama saya terpaksa harus ditunda beberapa jam! coba bayangin jadwal ngomel saya yang biasanya dimulai sekitar jam 7 pagi (kecuali kalo saya ngantor) terpaksa harus mundur sampe jam 12 bahkan jam 2 siang!! padahal cuma seminggu sekali saya punya kesempatan ngomel di pagi hari ini; saat saya libur. sabtu kemarin, dia malah molor terus sampe jam 2 siang. abis itu langsung brangkat ngantor lagi. lha kalo pak harto terus begini kondisinya, bisa-bisa jerawat saya tambah banyak gara-gara ngempet ngomel. saya jadi khawatir, bagaimana kalo pak harto begini terus sampai berhari-jari, berbulan-bulan ato bertahun-tahun? bisa-bisa suami saya pulang subuh terus. masalahnya bukan di pulang subuhnya itu tapi siapa yang mau saya omelin? saya jadi ndak punya temen berantem di pagi hari :D.

jadi karena alasan itulah saya mendoakan pak harto semoga cepat sembuh atau kalau tidak, mudah-mudahan Izroil tahu kalau suharto yang perlu disambangi adalah yang sekarang ada di RSPP, bukan suharto penjual tahu langganan saya yang lagi pusing karena harga kedele naik terus.

gambar diambil dari sini

dena @ 9:55 am
YOU ROCK!!
Filed under: mbuh

guitar_hero.jpg

telat kali ya, kalo saya baru tertarik untuk belajar main guitar hero sekarang. sejatinya saya ini suka game. tapi mungkin karena ngga mampu bersaing dengan anak-anak saya, makanya saya tidak bisa dipaksa menyukai play station. pernah beberapa kali saya mencoba ikutan bermain. alih-alih menang, saya malah stress karena game nya over terus. udah ketuaan kali ya, jadi kemampuan motoriknya sudah menurun :P. tapi ngga papa kan kalo saya maen terus? bukannya kengangguran (halah boso opo iki) tapi cuma trying to be a rockin’ mom hahaha.

 

 

dena @ 3:21 pm
gatot cake
Filed under: food and mbuh

Selama ini saya tidak pernah gagal membuat cake. Bahkan chiffon cake yang kata temen saya agak susah, saya bisa langsung jadi hanya dengan sekali coba. Untuk saya yang bukan ahli bikin kue, itu saya anggap prestasi. Senangnya bukan main ketika kue saya bisa mengembang cantik.

Minggu lalu ibu saya datang dari desa. Bawa oleh2 banyak. Pisang, pete dan apokat. Buanyaaaakk. Apokatnya sudah matang dalam 1 hari. Matangnya bersamaan pula. Tau sendiri kan, meski disimpan dalam kulkas, apokat tidak bisa bertahan lama. Setelah dibagi ke tetangga kanan kiri dan kulkas masih tetap sesak, akhirnya saya mikir gimana caranya menghabiskan apokat ini selain hanya di jus ato dimakan begitu aja sama gula.

Googling nyari resep cake apokat ngga nemu akhirnya saya modifikasi resep chiffon cake pisang dengan mengganti pisangnya dengan apokat. Toh selama ini saya ngga pernah gagal bikin chiffon cake, mosok cuma mengganti pisang dengan apokat bisa gagal?

Ini persiapannya. Yang ijo itu pure apokat.

dscn0458.JPG

Elan paling seneng bantuin saya bikin kue.

dibantu elan

Ternyata meski sudah pake buku resep tetep aja ada yang salah. Harusnya cream of tar-tar itu dimasukkan ke kocokan putih telur, malah saya masukin ke kuning telur. Tapi gak papa kali ya, makanya saya terusin aja.

Setelah masuk oven, bagus sih. Tapi lha kok pecah, kempes lagi :((. Gak papa wes yang penting kuenya ngembang. Ngembang??? Tapi kok kayak gini kalo di iris? Kekekeke (ngguyu campur mangkel). Ah gak pa pa wes yang penting bisa di makan. (excuse terus nih). Gigitan pertama…mmmmm…enak. Gigitan kedua,…kok ada rasa pahitnya ya? Ah mungkin lidah saya aja yang ngga beres. Saya tunggu komentar Elan, anak saya.

Yeeekk , kuenya pait, Ma, ngga enak.

#@$#$%^%&^%*%@#$# waduh gatot (gagal total) nih :((. Gatot cake saya berakhir di tempat sampah

dena @ 9:24 am
maaf pak ustad..
Filed under: Deeply

 

kartu ini buat Lesca, Mei, Gita dan Paman Tyo

…sebentar lagi tetangga kita akan merayakan hari natal, sebagai umat muslim jangan sekali-sekali kita mengucapkan selamat pada mereka, karena itu berarti kita meyakini apa yang mereka yakini...

(Continue reading…)

dena @ 9:09 am
nama saya..
Filed under: Uncategorized

RAIMU :))

kenalkan, nama saya Raimu, bukan Raiku atau Raikita :D

dena @ 6:54 am